"The truth is the mirror in the hands of god. it fell and broke into pieces. everybody took a piece of it, and they looked at it and thought they had the truth" - rumi
kebenaran layaknya cermin yang dipegang oleh tuhan. cermin itu kemudian jatuh dan pecah berkeping-keping. setiap orang mengambil sebuah pecahan dari kaca tersebut, dan orang-orang tersebut melihatnya dan berpikir bahwa mereka memiliki kebenaran (yang seutuhnya).
ah sudah lah, lu pade pasti ngerti maksud poet dari seorang sufi terkenal di atas kalo lu bisa mikir kan?
dan lu pade pasti tahu jalan pikiran gua tenang kalimat diatas.
kalo tau ya udah..
sekian..
0 komentar:
Posting Komentar