Setiap orang yang kutanya mengaggap dia gila..
Beberapa orang yang lainnya berkata bahwa dia kehilangan akal akibat masa lalu...
Di dunia ini, hampir tidak ada tempat yang sesuai untuk dirinya..
Tempat yang dapat menerimanya...

Di awal perjumpaan kami, dia memang terlihat aneh...
Aneh karena dia berbeda dari kebanyakan orang yang ku temui...
Dunianya bukanlah berada di bumi ini..
Melainkan dunia yang sangat indah dan penuh dengan keajaiban...
Dunia yang sangat diangan-angankan seorang anak kecil..
Yang masih penuh dengan imajinasi...

Delapan tahun..
Ya, mungkin itulah jarak antara umur ku dengan dirinya..
disaat orang-orang pada umurnya sedang berjuang mencari pekerjaan..
disaat orang-orang pada umurnya sedang membangun bahtera rumah tangga...
disaat orang-orang pada umurnya sedang meniti karir menuju puncak dunia..
disaat orang-orang pada umurnya mulai terluka-luka berjuang mencapai tempat tertinggi...
disaat orang-orang pada umurnya tidak pernah lagi mengingat dunia yang penuh keajaiban...
lupa akan indahnya dunia itu, dan terlelap dalam hitam putih dan abunya dunia orang dewasa..

wajahnya tak satupun menunjukan cucuran keringat dan luka-luka penuh nanah...
auranya begitu cerah seakan diriku tenggelam dalam taman bunga yang indah..
jiwa-jiwa yang kembali murni layaknya bayi...
atau seperti anak-anak yang memiliki dunianya sendiri...
semua itu menerpa seluruh tubuh ku..
 seperti angin sejuk yang turun dari gunung bersalju di musim semi..
ketika salju sisa musim dingin lalu meleleh dan mengalir menuju sungai-sungai..
burung-burung dan tupai keluar dari sarangnya...
ceprikan air yang deras mengalir dari tebing-tebing...
jatuh kedalam hutan lebat yang sedikit ditembus siluet matahari pagi...
memberi kehangatan dan kesejukan hingga kedalam sukma...

betapa murninya...

betapa indahnya...


di tengah jalan aspal yang dingin dan tak berujung...
kami terus berlari dan berlari...
mendorong dan didorong..
dengan kecepatan yang sangat tinggi kami terus berlari...
berusaha menggapai cahaya abu di ujung jalan aspal tak berujung...

ketika ku bertemu dengannya...
aku mulai berpikir...

kenapa harus berlari...
kenapa harus saling mendorong dan menyikut...
kenapa harus terus berada di jalan aspal ini...
KENAPA DUNIA MENGIKAT KU DENGAN KUTUKAN INI!!!

Kemudian aku melambat...
Langkah kaki ku berhenti secara perlahan...
Aku memutuskan untuk berhenti sejenak dan menoleh...

Ketika lari dengan kecepatan tinggi, tidak ada yang dengan jelas terlihat di sisi kiri dan kanan ku..
Layaknya berkendara dengan mobil berkecepatan tinggi...
Hanya ada citra kabur yang tertanggkap mata di kiri dan kanan mu...
Karena kita melaju terlalu kencang...

Tapi kemudian aku sadar...
Ketika langkah kaki ku berhenti...
Tersingkaplah keindahan tak terkira di sisi kiri dan kanan ku...
Kebun bunga matahari yang sangat cerah dan menyegarkan...
Suara cerprikan air dari tebing-tebing...
Pohon-pohon tinggi yang ditembusi siluet sinar matahari pagi...
Kehangatan yang kurindukan...
Panorama yang sudah lama kulupakan...

Berdiri ditengah surga yang indah tersebut dirinya..
Dengan pakaian tuxedo dan topi hitam yang tinggi...
Menyambut diriku dengan senyumnya yang ramah...
Dan menjulurkan tangannya pada ku...
Untuk membantuku keluar dari kutukan aspal yang dingin ini...




Dia tidak gila...
Orang-orang dewasa lah yang membuat dirinya gila...
Dunia dimana dia tidak bisa masuk kedalam kotak aspal yang orang dewasa buat...

Ah..
bodohnya diri ku..
ketika kita dipaksa masuk kedalam kotak aspal yang sempit dan dingin...
ketika kita dipaksa untuk berlari hingga berdarah-darah..

tak disadari akan keberadaan surga disamping kiri dan kanan ku...



aku ingin bermain didalamnya..
aku ingin hidup didalamnya..

bersama mu..



thanks..




annarasumanara!!!










0 komentar:

Posting Komentar