Seperti biasanya. Dan aku tahu
ini alasan ku tak akan pernah bisa meninggalkan hobi ku yang satu ini. bila kau
perhatikan sedikit saja, kau mungkin akan tahu bahwa aku adalah seorang manusia
yang sangat mudah bosan. Memiliki hasrat untuk melihat banyak hal. mengetahui
banyak hal. memahami banyak hal. Yang tentu saja mustahil untuk ku penuhi
segalanya mengetahui bahwa umur ini hanya sedikit saja. Seperti yang sudah ku
bilang sebelumnya, mengutip dari suatu sumber luar biasa bahwa kita manusia
memang terlalu lambat untuk belajar, disisi lain waktu yang kita miliki hanya
lah sebentar.
Tapi kemudian, datang lagi suatu
pemahaman indah, bahwa waktu tidak lah menjadi masalah ketika
“kita” disini menunjukan bukan suatu individu yang berdiri sendiri, tetapi sekumpulan individu dalam satu bentuk kehidupan yang saling terikat. Seorang manusia akan langsung mati seketika ketika dihadapkan dengan beruang, satu lawan satu. Tetapi manusia dalam artian satu bentuk kehidupan akan dengan mudah menggulingkan bentuk kehidupan lainnya layaknya kemudahan membalikan telapak tangan. Yang mengerikan adalah, satu bentuk kehidupan beruang tak akan pernah bisa menandingi satu bentuk kehidupan manusia. Satu bentuk kehidupan manusia akan dengan mudahnya memotong siklus kehidupan berbagai bentuk kehidupan lain semudah menggunting sehelai benang tipis.
“kita” disini menunjukan bukan suatu individu yang berdiri sendiri, tetapi sekumpulan individu dalam satu bentuk kehidupan yang saling terikat. Seorang manusia akan langsung mati seketika ketika dihadapkan dengan beruang, satu lawan satu. Tetapi manusia dalam artian satu bentuk kehidupan akan dengan mudah menggulingkan bentuk kehidupan lainnya layaknya kemudahan membalikan telapak tangan. Yang mengerikan adalah, satu bentuk kehidupan beruang tak akan pernah bisa menandingi satu bentuk kehidupan manusia. Satu bentuk kehidupan manusia akan dengan mudahnya memotong siklus kehidupan berbagai bentuk kehidupan lain semudah menggunting sehelai benang tipis.
Betapa mengerikannya!
Tetapi mengapa bumi tidak hancur
hingga sekarang?
Hahahhaha..
Kau pikir kehidupan manusia
sesimpel itu?
Satu hal yang perlu di pahami
adalah, bentuk kehidupan manusia adalah salah satu bentuk keseimbangan
terhebat! Manusia tidak berada dalam satu garis, melainkan pusat dari lalu
lalang garis tak terhingga. Disaat yang sama ketika kita memikulnya, kita
memiliki kesadaran untuk dapat memegang kendali setiap garis itu. Tetapi perlu
di ingat, cakupannya tak terhingga.
Lihat lah di luar sana!!! Masing masing
dari kita tidak ada yang sama! Bahkan bila kau mebandingkan diri mu dengan
orang paling dekat dengan mu. Dari segala aspek, tidak akan pernah ada kesamaan
sempurna. Sekarang kau bisa membayangkan bahwa tiap tiap dari manusia adalah
satu helai benang. Itulah mengapa satu bentuk kehidupan manusia ku katakan
sebagai pusat dari begitu banyak benang-benang yang berbeda. Hal ini juga bisa
menunjukan bahwa terdapat pergerakan keseimbangan antara individu dengan satu
bentuk kehidupan. Itulah kenapa ku katakan bahwa bentuk kehidupan manusia
adalah suatu bentuk keseimbangan.
------------
Kembali lagi ke awal pembicaraan,
manusia masih terus belajar dan terus belajar. Suatu pergerakan atau
perpindahan tak berujung. Aku sempat berpikir, berlandaskan konsep bahwa tiap
manusia memegang satu bentuk kehidupan manusia seluruhnya, setiap kejatuhan
atau peningkatan, setiap perubahan atau stagnan sementara, setiap kemunculan
atau kehilangan, yang dialami kehidupan manusia selama ini, sepertinya tetap
akan terus membawa nama umat manusia ke depan. Ya, seburuk apapun itu, sebaik
apapun itu, sesalah apapun itu, sebenar apapun itu, ITULAH MANUSIA.
Yang tak pernah mampu ku
bayangkan adalah, KEMANA SEMUA INI AKAN DI BAWA?
Apakah keberadaan kami hanya
sebatas menjalankan misi dari prediksi Nya saja? Apakah keberadaan kami hanya
bumi-akhirat (bila memang ada)-surga/neraka- SELESAI? Apakah benar ITU YANG
ENGKAU INGINKAN?
Sayang sekali, persepsi ku ini
membatasi DIRINYA, sehingga saat ini juga ku buang dan ku bakar tanpa ragu.
Toh siapa yang tahu kemana semua
ini akan dibawa... bahkan mahluk terdekat posisinya dengan diriNya sekalipun
tidak mungkin tahu. (sempat terlintas dipikiran ku ketika menulis kalimat
sebelumnya, apa tujuan Dia membuat buku yang isinya segala hal tentang ilmuNya.
Segala hal tentang ilmuNya yang tak terbatas tertuang dalam sebuah buku? Entah mengapa
aku pikir, buku ini hanyalah suatu kiasan saja. Ku pikir ini bukan buku yang
terdiri dari kertas-kertas dan kemudian ditulis dengan tinta. Aku pikir itu pun
hanya kiasan. Sesuatu yang diluar bayangan manusia atau mahluk apapun di dunia
ini pasti menyusun hal itu. Soalnya, ITU KAN SUATU YANG TAK TERBAYANGKAN!!!!!! Wkwkw..
sehingga Dia harus menyederhanakan bahasanya agar bisa mahluknya pahami... )
Apapun itu, sepertinya akan
menyenangkan...
Hehehe...
--------
Nyambung dari fase 2 tulisan ini.
suatu saat aku berpikir, apa yang terjadi ketika manusia diberi kesempatan
untuk mengetahui apa-apa yang akan terjadi di masa depan?
Kawan! Jangan persempit pandangan
mu dan berkata manusia itu akan kaya raya karena mengetahui apa yang akan
terjadi dan memanfaatkannya. Faktanya mungkin bakal terjadi banyak hal, dari
mulai tidak terjadi apa-apa, hingga perubahan tak terkekendali aliran sejarah
(dibandingkan dengan sejarah yang manusia itu ketahui sebelumnya.) yah anggap
saja efek butterfly setidaknya pasti terjadi. Atau mungkin apapun yang terjadi,
sesuatu itu akan kembali lagi dengan pasti atau perlahan.
Semua kemungkinan-kemungkinan itu
sudah banyak di film kan kok.. khususnya film-film yang bicara tentang
perjalanan memotong waktu. Sekalian dah
aku mau ceritakan film yang ku tonton.
Back to the future, aliran baru
muncul dan mempengaruhi masa yang akan datang, sehingga bila ingin kembali
lagi, maka harus dibetulkan kembali hal yang berubah di masa lalu. (sempat
terpikirkan, ini terlalu simpel untuk suatu konsep. Wkwkwk) . Time machine,
mustahil mengubah sesuatu. Ketika di ubah, dia akan tetap terjadi sesuai dengan
apa yang seharusnya terjadi, bahkan walaupun harus dengan cara yang berbeda.
(ini juga terlalu simpel, wkwkw. Lalu apa yang terjadi dengan si ‘cara yang
berbeda ini’, apakah akan kembali juga seperti seharusnya secara perlahan,
tidak dijelaskan). Zipang, tempat yang berbeda, kau ubah seburuk apapun, asal
mu tak akan pernah berubah. Uniknya dari film yang satu ini, dia menceritakan
sendiri efeknya. Salah satunya, sang ayah di masa yang dia kunjungi MENINGGAL
ketika masih kecil karena aliran sejarah yang sudah berubah sejak kedatangannya
ke masa atau era ini. yang artinya, DIA TAK AKAN PERNAH TERLAHIRKAN DI ERA
TEMPAT DIA KUNJUNGI SAAT INI. yang artinya, DIA AKAN TETAP HANYA ADA SATU. Yah,
dapat disimpulkan bahwa era ini adalah dunia yang berbeda.
Balik lagi ke paragraf pertama,
apa yang terjadi bila manusia mengetahui sesuatu yang seharusnya tak diketahui.
Di film zipang, hal yang
kemungkinan besar akan terjadi bila melihat karakter manusia ya salah satunya
adalah MERUBAH! Menyenangkan sekali melihat berbagai pembelajaran dari film
ini, terutama karakter-karakter manusia yang dibangun. (ku akui, aku kesal dan
benci dengan sifat si tokoh utama yang amat sangat berpegang teguh dengan
pendirian. Wkwkwk.. kagum, tapi KESAAAALL!!! Rasanya mau ku tonjok wajahnya,
sekali saja!! Entah kenapa... apa karena memang aku melihat sesuatu yang dia
miliki, yaitu sifat berpegang teguh pada pendirian, yang tak ku miliki atau
berkebalikan dengan diri ku yang penuh kebimbangan ini yang dimana aku ingin
sekali bisa sepertinya. wkwkwkw.. tapi itu satu-satunya alasan masuk akal
kenapa aku membeci karakter utama. Karena aku iri... pfffff.. hahahah!!!! )
Dan tentu saja, efek butterfly
yang terjadi ketika satu hal berubah dalam aliran sejarah. Yang kutangkap
adalah, aliran sejarah akan menyesuaikan diri dari perubahan kondisi yang ada,
TERMASUK KEHADIRAN DIRI KITA DIDALAM ALIRAN SEJARAH ITU YANG SEHARUSNYA TIDAK
ADA.
Ada karakter yang ingin sejarah
tetap seperti adanya, berlandaskan kesimpulan bahwa kekuatan yang besar dapat
diperoleh dari pembelajaran kekalahan masa lalu. Sehingga, walaupun dia tahu
apa yang akan terjadi, alangkah lebih baik dia hanya diam saja dan membiarkan
itu terjadi.
Lalu ada karakter yang ingin
merubah apa yang terjadi dengan pengetahuan masa depan dia. Dia merasa dia
sudah tahu kelemahan dari kekalahannya, dan kemudian akan membangun ide beru
yang jauh lebih hebat yang bahkan tak pernah terbayangkan oleh orang-orang dari
era yang sesungguhnya di masa depan..
Karakter-karakter semacam pemimpin
besar yang bernafsu menguasai segala hal. Kwkwkw.. (aku bukan menertawakan
dalam konteks menghina, hanya tertawa. Mungkin karena tertawa bahagia, aneh
saja, betapa orang-orang seperti ini terlalu keren dan membuat ku tak berkutik.
Aneh karena pada akhirnya dia mampu... mari kita lihat tokoh lain yang non
fiksi, seperti soekarno, gajah mada, dsb dsb,, mereka terlalu hebat untuk
seukuran manusia... mengapa kita amat sangat berbeda ya? Tidak tidak, aku tidak
akan pernah menyalahkan hal lain... aku tahu segalanya tentu karena diriku
sendiri yang menentukan kenapa harus jadi seperti apa terhadap diriku sendiri.
(self motivation,, wkwkw) )
Dan tentu saja, ada karakter seperti si tokoh
utama ini. seorang manusia yang selalu berpegang teguh pada pendirian. Demi menyelamatkan
satu nyawa, dia tak pikir panjang walau itu AKAN MERUBAH ALIRAN SEJARAH. Dan yap,
akhirnya aliran sejarah berubah drastis, bahkan ayahnya pun meninggal di waktu
kecil dan mengubah aliran sejarah tentang kelahirannya. Sehingga di dunia
tersebut, dirinya tidak akan pernah ada. Yang mengerikan, tokoh yang mengubah
aliran ini adalah ORANG YANG DIA TOLONG PERTAMA KALI YANG SEHARUSNYA MATI. Dari sekian banyak kekacauan sejarah karena
tindakan dirinya, dia masih bilang, ‘SAYA AKAN BERTANGGUNG JAWAB ATAS APA YANG
SAYA LAKUKAN. DENGAN BEGITU SAYA AKAN BERUSAHA MENGHENTIKAN DIA!” dia disini
adalah dia, orang yang si tokoh utama tolong.
Astaga, kalau gua disitu, dan dia
bilang seperti itu, pertama-tama akan KU TONJOK SI TOKOH UTAMA, dan kemudian
menolongnya membantu menghentikan si orang yang dia tolong yang akan merubah
seluruh aliran sejarah. Aku karakter yang keren kan? Wkwwkkw.... bukan berarti
bahwa dia adalah karakter yang salah. Dan bukan berarti bahwa tonjokan ku itu
adalah bentuk ketidaksetujuan ku terhadap sifatnya itu. Tidak! Aku benci bukan
karena itu salah. Seperti yang ku bilang, mungkin aku iri.. itu saja... sepertinya tonjokan ku itu sebenarnya ku
tujukan untuk diri ku sendiri.. aku membayangkannya sebenarnya. Ketika aku
benar2 ada di situ, dihadapannya.. dan ketika aku menonjoknya.. aku
membayangkannya.. ya.. aku mengimajinasikannya dengan sangat jelas. Ku pikir itulah perasaan ku sebenarnya. Tonjokan
itu akan menghancurkan kebencian ku pada dirinya, dan disaat yang sama sifat
empati dan baik hati ku ini akan menghalau sifat egois didalam diri ku sehingga
keinginan untuk menolong murni karena kekaguman ku pada sifatnya itu. Dan tentu
saja, aku paham betul itulah yang akan ku lakukan.. tentu saja sudah ku masukan
unsur-unsur luar seperti situasi dan kondisi layaknya seperti yang ada di film,
perasaan ketakutan, ketegangan, dan gairah aneh yang ada di dalam diriku muncul
setelah semua situasi dan kondisi itu ku masukan dalam imajinasi-imajinasiku..
ah alangkah lebih baik bila itu memang bisa terjadi dalam dunia nyata..
sepertinya akan amat sangat menggairahkan!! Kwkwkw
Ya udah lah, daripada ane spoiler
lebih jauh, tonton saja sendiri...
Sekian chit chat kali ini. aku
hanya ingin menumpahkan apa yang aku rasakan. (aku tak menggunakan kata “apa
yang aku pikirkan”, sejujurnya semua tulisan ini bersumber dari perasaan ku. Sehingga
akan lebih tepat bila aku menggunakan kata ‘rasakan’ ketimbang ‘pikirkan’...
sekedar ingin melatih jiwa saja... –perasaan jadi lebih kotor.. wkwkw)
0 komentar:
Posting Komentar