I wonder... always honestly...

so many thing... stuff... either important or not... just wonder... I do not expect any answer or what... if the time has come for me to stop.... if the death eater comes in front of me with his cold face... maybe, I will just say something like, "ah... now huh? yah sudah lah..."

hari ini, ku pikir ada lagi hal yang mengusik kedamaian pikiran ku.. (damai?? hahaha... in your face!)


rumit ya...

segala hal ini....


bodohnya diri ku yang menyukai kerumitan...

dan selalu saja terjebak didalamnya...



aku ingat, sebuah kisah yang pernah datang kedalam hidup ku...

entah itu benar atau tidak.. bukan itu permasalahannya...



kisah tentang seseorang yang mencintai ilmu melebihi apapun...

dia suka untuk 'mengetahui'....


dan hanya itu....


murni hanya itu....



tiada sedikitpun terbesit didalam sisi gelap hatinya...

untuk mengacau di luar sana dengan ilmu yang dia dapat...




sepertinya, menurut dia, walaupun dia menyadarinya, hal seperti itu sama sekali tidak menarik....


perkara digunakan untuk hal kebaikan, mungkin tidak menarik juga...


dia hanya tertarik dengan ilmu yang ada dihadapannya...




bagi dirinya, ilmu membuka dunia dalam persepsinya lebih luas dan dalam lagi..


hingga pada keluasan dan kedalaman yang tak terbatas...






mungkin ratusan tahun sudah dia hidup...


semenjak dia menjual jiwanya kepada pemegang rahasia dan ilmu...

yang dipercaya oleh Nya untuk memegang sedikit dari bagian diri Nya...



hidup di sebuah ruang dan waktu yang terpisah...


berisi begitu banyak rahasia dan ilmu...


seperti tumpukan buku yang amat sangat banyak dan berserakan..

dalam padang sejuk penuh rumput dan angin yang berhembus riang...




bayarannya tidak terlalu buruk...


hanya diminta untuk menemaninya di padang itu...





yah, lagi pula dia memang baik....





kemudian aku berpikir, apakah kita memiliki waktu untuk semua itu...

apakah waktu memang tak pernah berakhir untuk kita?



kemana semua hal dan kerumitan ini akan dibawa?




perjalanan seperti apa yang menanti di depan sana?




bila memang waktu tak dapat menghentikan kita,

akan seperti apa kita semua berubah nantinya?

akan sejauh apa??





hingga seperti apa kita akan melewati diri kita sendiri?

yang terus menerus berbeda.....






ternyata kesempurnaan itu bukanlah kata yang sederhana, ya....


Dia yang menyandang gelar kesempurnaan memang tak terbayangkan kengeriannya...

karena mampu memegang segala hal dalam genggamanNya...

segala kerumitannya....

hanya dalam genggamanNya....





kemana mereka akan dibawa....?


dia yang tidak beruntung...

dia yang beruntung...


dia yang hidup dalam naungan cahaya...

dia yang terlahir dalam kegelapan yang nyata...



dia yang terjebak....

dia yang tersesat....

dia yang terjun bebas...



dia yang sendiri.....

dia yang selalu bersama....


dia yang selalu meminum air mata...

dia yang selalu melepas tawa....


dia yang menjadikan rasa sakit sebagai pakaiannya...

dia yang selalu menerima lembutnya usapan tangan orang tua...



dia yang tak pernah mengetahui adanya keadilan di dunia ini...

dia yang tak pernah lelah menuntut akan keadilan itu sendiri...

serta dia yang tak mau peduli....



dia yang terus berjalan di tengah padang pasir...

mengejar matahari yang sembunyi dari dinginnya malam gurun sahara...



dia yang hidup dalam gemerlap kota....

yang penuh dengan suka cita dan derita...



dia yang berdiri di bibir pantai pada waktu malam..

memandangi indahnya bulan purnama dan bintang bintang...


dan dia yang bermandikan keringat dibawah terik matahari....

tertatih tatih dikejar tuntutan dunia....



dia yang hatinya selalu terpenjara...

dan dia yang bebas terbang di angkasa....





dia yang mampu berjalan dan berlari di bumi....



serta dia yang bahkan tak pernah diberi kesempatan untuk dilahirkan...






kemana semua itu akan dibawa?????


kemana???















0 komentar:

Posting Komentar