ribuan kunang-kunang itu sering sekali hadir dalam relung hasrat di dalam jiwa ini. ribuan cahaya yang menerangi gelapnya hati, membuka jalan seluas mata memandang. cahaya ini biasa di sebut mimpi...

aku sering kali merasa bodoh, ketika sesuatu membuat kunang2 didalam hati ku menyala dan terbang kesana kemari, saat itu juga aku merasa terlalu takut untuk meneruskan hasrat menggebu itu..

dulu, mungkin karena kurangnya kepercayaan pada diriku sendiri... tapi sekarang, mungkin karena, tak beraninya diriku membayangkan apa yang mungkin diriku bisa lakukan dan raih..  tak ku pungkiri rasa malas yang mengotori semangat juang dalam hati ku masih saja sulit dibersihkan.. atau mungkin terlalu malas untuk dibersihkan.. ironi, padahal pada akhirnya, walau terlihat seperti gelang karet yang memakan ekornya sendiri, tetapi jalan keluarnya begitu jelas terlihat... bakar lah jadi abu, rasa malas itu.. dan kau akan keluar dari lingkaran setan...

jangan takut dengan kesempatan, lakukan saja yang terbaik yang bisa kau lakukan... mimpi akan selalu menjadi bara api yang akan membakar jiwa manusia agar tetap hidup... ketika mimpi mu padam, bara api mu akan mulai redup, dan kehidupan pun akan sirna dengan sendirinya... tanpa sadar, diakhir hayat, rasa penyesalan lah yang muncul... muncul dari kegelapan jiwa manusia yang telah kehilangan bara api untuk terus membuatnya hidup..

pilihlah, mati dalam keadaan penyesalan, atau mati ketika memandang indahnya  ribuan kunang-kunang...

pilihlah mimpi yang akan TERUS membawamu terbang bebas di angkasa... bukan mimpi yang hanya akan membawamu tak seberapa jauh dari permukaan, kemudian jatuh karena bahan bakarnya habis.. sayang sekali, umur didunia ini terus menipis... ketika bahan bakar dari bara api yang terus menyalakan semangat hidup mu habis, akan sangat sulit mengisinya kembali dan terbang lagi ke angkasa... ini bukan tentang kegagalan, tapi tentang situasi dimana motivasi mu dalam meraih mimpi sirna di tengah jalan...  kawanku, mimpi itulah motivasinya, bukan hal lain.... ketika mimpi itu menjadi bahan bakar dari bara api dalam jiwa mu, maka bahan bakar itu tak akan pernah habis hingga kau meraih mimpi mu sendiri...

mengerti...? hehehe...



0 komentar:

Posting Komentar