konsepsi waktu selalu saja menarik bagi diriku.. bukan, bukan tentang bagaimana waktu bisa lebih cepat atau melambat di dalam ruang yang sangat stabil dengan gravitasi yang sangat tinggi. tetapi sudut pandang waktu antara mahluk hidup (?) yang berbeda spesies.

manusia hidup tidak lebih dari 100 tahun, rata-rata 70 tahun hingga 80 tahun. dengan waktu yang seperti itu, beberapa manusia berfikir bahwa itu terlalu lama, atau bahkan sebaliknya. tapi satu hal yang pasti, waktu berjalan sama antar manusia satu dengan yang lainnya. bagaimana pun kehidupan mu hingga dapat mengubah konsep waktu yang kau pikirkan, alam bawah sadar dan ilmu pengetahuan tak pernah menafikan bahwa kau akan berakhir 70 atau 80 tahun dari semenjak kau lahir.

yang menjadi menarik untuk dikaji adalah bagaimana konsepsi waktu yang diterima mahluk mahluk yang hidup jauh lebih sedikit dari hidup manusia, atau bahkan jauh lebih panjang.

tentu saja, ini bukan lagi hal yang langka untuk dipikirkan. berbagai karya dalam berbagai bentuk sudah mengungkapkan sudut pandang mahluk berumur panjang atau pendek. film, theater, anime, buku novel, dll banyak sekali menyabarkan bagaimana jadinya bila manusia yang sudah terbiasa dengan konsep 70 tahun 80 tahun memiliki hidup yang panjang. atau dengan kata lain, mahluk dengan tingkat kemampuan dalam menyerap informasi yang hampir atau lebih tinggi dari manusia pada umumnya. mahluk mahluk seperti itu memiliki konsep waktu yang berbeda. belajar wajib 9 tahun untuk manusia yang masih muda di indonesia hanyalah seperti belajar satu hari bagi mereka yang memiliki umur yang panjang. bagi manusia biasa, umur panjang seperti itu merupakan hasrat terhebat yang sangat ingin dimiliki.

sajak indah beberapa waktu yang lalu pernah ku sampaikan, "manusia terlalu lambat untuk berkembang, tetapi sedikit waktu untuk belajar. karena itu lah manusia banyak yang memiliki hasrat yang tinggi dalam usaha untuk melawan waktu yang tersedia, terlepas dari sudah sempurnanya hidup dengan secangkir kopi dan udara di pagi hari."

dalam dunia evolusi, dikenal tentang gap atau missing link. jarak yang memisahkan antara fosil manusia purba dengan manusia modern. ada jangka waktu yang cukup panjang diantaranya. dari informasi asal asalan yang ku dapat, tingkat pertumbuhan teknologi manusia purba sangatlah lambat. dianalogikan andaikata percepatan pertumbuhan teknologi manusia tetap sama dari zaman manusia purba, maka harusnya saat ini, teknologi modern masih jauh dari angan-angan. anehnya, pada satu titik waktu tertentu, kemunculan manusia modern mengubah laju pertumbuhan teknologi manusia yang secara mendadak meningkat dengan sangat drastis hingga menjadi seperti saat ini. apa yang terjadi pada saat itu masih lah misteri..

umur pendek yang dimiliki manusia membuat manusia terus melesat dengan cepat dalam usaha meraih atau menuju teknologi tinggi.  mungkin inilah panjang umur yang tepat bagi manusia dengan segala kekurangan dan kelebihannya.



0 komentar:

Posting Komentar