ketika pertamakalinya dirimu keluar dari rahim ibu mu, seketika itu juga benang-benang keterbatasan mengikat dirimu dengan sangat erat.
apakah kamu ingat bahwa lahirnya dirimu ke dunia adalah karena keinginan mu sendiri?
tidak?
lalu dimanakah kebebasan itu berada?
suatu hari kamu tersadar ternyata kamu dilahirkan di keluarga miskin atau keluarga kaya raya. apakah kamu pernah merasa bahwa kamulah yang memilih keluarga tersebut untuk melahirkan mu ke dunia ini?
tidak?
lalu dimanakah kebebasan itu berada?
kawan ku, ketika pertamakalinya kamu dihidupkan di dunia ini, maaf dikata, bahwa segala aturan alam maupun yang dibuat manusia sudah mengikatmu dengan erat. segala hukum alam yang berlaku di semesta ini, dan aturan dunia yang manusia susun demi keseimbangan tingkahnya sendiri, semuanya sudah berlaku atas dirimu. apakah kamu yang memilih di negara mana kamu dilahirkan?
tidak?
lalu dimanakah kebebasan itu berada?
yang selalu luput dari mata mereka - mereka yang mengagung-agungkan kebebasan di dunia ini adalah bahwa kebebasan yang berusaha mereka kejar-kejar itu memiliki jangkauan tertentu. keterbatasan yang berlaku bagi mahluk yang bernyawa dan segala hal tak bernyawa hasil ciptaan Nya.
saya hanya berpikir bahwa kalian secara keliru mencampuradukan antara hak dan kebebasan.
walaupun disisi lain, keduanya pun memiliki sesuatu yang sama, dimana sesuatu tersebut akan muncul dihadapan perjalanan mereka menggapai apa yang mereka sebut sebagai kebebasan tanpa di duga-duga.
SEBUAH KOSEKUENSI
Tuhan sudah memberi kebebasan pada manusia dan mahluk-mahluk berakal lainnya untuk bebas berkehendak dan memilih jalan yang ingin mereka tempuh. Pertanyaannya, bila kemudian dihadapan mereka ditampilkan gejolak neraka yang menyala, yang akan dihadiahkan kepada mereka yang sudah memilih jalan yang tidak disukai-Nya, apakah konsep kebebasan mereka akan tetap utuh?
percayalah kawan, seketika kalian digiring dan dibiarkan berdiri di ujung bukit yang bawahnya terpampang begitu indah gejolak api neraka yang menari-nari, hancurlah kebebasan yang kalian percayai...
kalau sudah begitu, coba saya tanya kembali, dimanakah kebebasan itu berada?
kawan, KEBEBASAN ITU SEMU. karena tidak ada satupun hal yang luput dari pandangan-Nya. Dan ketika pandangan-Nya tertuju pada mu, maka aturan-aturan-Nya pun berlaku.
perjuangkanlah hak, tapi janganlah terlena dengan himbauan kebebasan, karena...
tidak akan ada hak pada diri suatu mahluk, apabila kewajiban tidak menyertai. dan tidak akan ada kebebasan, tanpa ada konsekuensi yang mengikuti.
jadi, hey para pejuang kebebasan yang terlampau kebablasan, jangan lupa ya kalo karma itu ada dan nyata. (karma itu sendiri adalah hukum alam...)
0 komentar:
Posting Komentar